PANIAI - Upaya nyata mendukung kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Batalyon Infanteri 4 Marinir. Melalui program pembinaan teritorial, mereka memborong hasil tani warga di Distrik Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret TNI dalam membantu perputaran ekonomi masyarakat lokal, khususnya para petani di wilayah pedalaman Papua. Beragam hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan, hingga komoditas pertanian lainnya dibeli langsung dari warga, sehingga petani tidak lagi kesulitan memasarkan hasil panennya.

Program tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah aktivitas pertanian warga menciptakan hubungan yang lebih erat sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan masyarakat.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan.
“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan program-program teritorial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pembelian hasil tani ini diharapkan mampu membantu perekonomian warga sekaligus mendukung sektor pertanian di daerah pedalaman Papua, ” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses pasar.

Antusiasme warga terhadap kegiatan ini pun terlihat tinggi. Para petani menyambut baik kehadiran Satgas karena hasil panen mereka dapat langsung terserap tanpa melalui perantara. Selain memberikan kepastian pendapatan, program ini juga memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
Melalui pendekatan humanis dan pemberdayaan ekonomi, Satgas Yonif 4 Marinir membuktikan bahwa kehadiran TNI tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Program pemborongan hasil tani ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Papua, khususnya di Distrik Komopa, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
(PERS)

Updates.