Marinir Dongkrak Ekonomi Petani Papua Lewat Program Borong Hasil Tani

    Marinir Dongkrak Ekonomi Petani Papua Lewat Program Borong Hasil Tani
    (Foto Dok): Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 dari Batalyon Infanteri 4 Marinir (Yonif 4 Marinir) TNI Angkatan Laut menggerakkan roda ekonomi masyarakat pedalaman melalui program inovatif “Rosita Candraca” (Borong Hasil Tani), yang digelar di Distrik Obano, Kabupaten Paniai, Jumat (10/4/2026).

    PAINAI - Di tengah keindahan alam pedalaman Papua Tengah, prajurit TNI Angkatan Laut dari Batalyon Infanteri 4 Marinir (Yonif 4 Marinir) tidak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga menyentuh hati masyarakat melalui program inovatif. Pada Jumat (10/4/2026), di Distrik Obano, Kabupaten Paniai, program "Rosita Candraca" atau Borong Hasil Tani, digelar, mewujudkan kepedulian nyata terhadap perekonomian warga.

    Program ini lebih dari sekadar transaksi jual beli; ini adalah jembatan pemberdayaan yang menghubungkan petani lokal dengan pasar yang lebih adil. Selama ini, saudara-saudara kita di pedalaman Papua seringkali terbentur tembok keterbatasan akses pasar dan jeratan tengkulak, membuat hasil bumi yang mereka cintai tak dihargai selayaknya.

    Dengan langkah tulus, prajurit Marinir memborong langsung berbagai hasil kebun yang segar, mulai dari sayur-mayur hingga buah-buahan, langsung dari tangan para petani. Tindakan sederhana namun berarti ini terbukti ampuh memotong mata rantai distribusi yang panjang, memberikan kepastian harga yang pantas, dan yang terpenting, meningkatkan pendapatan keluarga para petani.

    Senyum merekah dan antusiasme terpancar jelas dari wajah warga. Kehadiran program "Rosita Candraca" disambut hangat, tidak hanya sebagai pendorong ekonomi, tetapi juga sebagai sumber rasa aman dan motivasi untuk terus menggali potensi pertanian di tanah Papua.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menyampaikan visi di balik program ini.

    "Program Rosita Candraca adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan para petani mendapatkan nilai jual yang layak sekaligus mendorong kemandirian ekonomi di wilayah perbatasan, " ujarnya.

    Ia menambahkan, harapan besar disematkan pada program ini agar mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan dan mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat. Keduanya kini adalah mitra sejajar dalam membangun daerah.

    Distrik Obano, dengan kekayaan alamnya yang melimpah, menyimpan potensi besar sebagai lumbung pertanian masa depan. Kehadiran Satgas TNI AL melalui "Rosita Candraca" menjadi katalisator penting, memacu optimalisasi potensi tersebut dan mempercepat denyut nadi ekonomi lokal di jantung Papua Tengah.  (PERS)

    tnial marinir papuatengah paniai ekonomirakyat satgaspamtas
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Mengabdi dari Hati, Satgas Yonif 4 Marinir...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut

    Ikuti Kami