PANIAI - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Papua dengan memborong hasil tani warga di Distrik Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program pembinaan teritorial terbatas ini dilakukan dengan membeli langsung berbagai komoditas pertanian milik masyarakat, mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, hingga hasil bumi lainnya. Langkah ini dinilai efektif dalam membantu petani mendapatkan kepastian pasar sekaligus meningkatkan pendapatan mereka.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat di wilayah penugasan.

“Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program Rosita Satgas Yonif 4 Marinir guna mendukung kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini juga selaras dengan program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi rakyat, khususnya di wilayah pedalaman Papua, ” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan teritorial yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menyasar pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Program ini mendapat respons positif dari warga setempat. Para petani mengaku sangat terbantu karena hasil tani mereka dapat langsung terjual tanpa harus menghadapi kesulitan dalam mencari pembeli.
“Kami merasa sangat terbantu. Hasil kebun bisa langsung dibeli, sehingga kami tidak khawatir lagi soal pemasaran, ” ungkap salah satu petani di Distrik Komopa.
Tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa program ini memberikan dampak nyata terhadap perekonomian lokal. Selain meningkatkan kesejahteraan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Melalui program pembinaan teritorial ini, Satgas Yonif 4 Marinir diharapkan terus berkontribusi dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah serta menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Papua Tengah. (*)

Admin