Marinir di Papua, Borong Hasil Tani Lewat "Rosita Candraca"

    Marinir di Papua, Borong Hasil Tani Lewat "Rosita Candraca"
    Prajurit TNI Angkatan Laut dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir. Melalui program inovatif “Rosita Candraca”, memborong langsung hasil tani warga di Distrik Obano, Kabupaten Paniai, Jumat (17/4/2026).

    PAINAI - Sentuhan nyata untuk kebangkitan ekonomi masyarakat pedalaman Papua kembali dipersembahkan oleh prajurit TNI Angkatan Laut dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir. Melalui program terobosan yang diberi nama “Rosita Candraca”, para kesatria penjaga perbatasan ini tak ragu turun tangan langsung memborong hasil bumi dari para petani di Distrik Obano, Kabupaten Paniai, pada Jumat (17/4/2026).

    Lebih dari sekadar transaksi jual beli biasa, inisiatif ini merupakan strategi jitu untuk memberdayakan ekonomi lokal. Program ini hadir sebagai jawaban bagi para petani yang selama ini berjuang melawan keterbatasan akses pasar dan jeratan tengkulak yang kerap menekan harga.

    Dengan membeli langsung komoditas segar seperti sayuran hijau dan buah-buahan ranum dari tangan petani, Satgas Yonif 4 Marinir tak hanya membuka keran pendapatan baru, tetapi juga memberikan kepastian harga yang adil. Harapannya, ini akan memantik semangat para petani untuk terus berkarya dan mengolah lahan mereka.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menyoroti pentingnya program ini sebagai wujud kepedulian TNI.

    “Rosita Candraca adalah wujud pembinaan teritorial yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Kami ingin membantu petani mendapatkan nilai jual yang lebih baik sekaligus memotivasi mereka untuk terus mengembangkan potensi pertanian, ” kata Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto.

    Sambutan hangat dan antusiasme luar biasa terpancar dari para petani setempat. Mereka melihat program ini bukan hanya sebagai bantuan finansial, tetapi juga sebagai suntikan moral yang memberikan rasa aman dan semangat baru untuk terus produktif.

    Yulianus (45), seorang petani yang merasakan langsung manfaat program ini, mengungkapkan kebahagiaannya.

    “Kami sangat terbantu. Hasil kebun bisa langsung dibeli dengan harga yang layak. Ini sangat mendorong kami untuk terus bertani, ” tuturnya penuh syukur.

    Program “Rosita Candraca” ini digadang-gadang akan membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi denyut nadi perekonomian masyarakat di wilayah terpencil Papua. Lebih jauh lagi, kegiatan ini memperkuat jalinan kemitraan antara TNI dan masyarakat dalam upaya bersama membangun daerah.

    Melalui langkah nyata nan menyentuh seperti ini, Satgas Yonif 4 Marinir membuktikan bahwa tugas pengamanan wilayah dapat berjalan selaras dengan peran sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Kehadiran mereka tak sekadar menjaga batas negara, melainkan merajut erat kemanunggalan TNI dengan setiap denyut kehidupan masyarakat Papua. *

    marinirpeduli rositacandraca papuatengah paniai ekonomirakyat tnimanunggalrakyat
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Senyum Papua: Prajurit TNI Satgas Yonif...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    TNI Kerahkan Ratusan Personel dan Dukungan Udara Berhasil Evakuasi Korban Helikopter Airbus H130 di Sekadau
    Kogabwilhan III Perketat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB
    KPK Ungkap Peran Pejabat BI dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR dan PSBI
    Tutup Rakernas Taekwondo Indonesia 2026, Ketum PBTI: Musuh Adalah Hadiah Bagimu, Ia Memberi Kesempatan Melakukan Hal Terbaik
    PERUMDAM TKR Rayakan 50 Tahun Pengabdian Air Bersih

    Ikuti Kami